Rabu, 31 Oktober 2012

Menyingkap hikmah dari 恩 (on) atau 恩返し (ongaeshi)

     On atau ongaeshi merupakan salah satu filosofi kehidupan di Jepang yang banyak "dianut" oleh masyarakatnya. Dalam bahasa Indonesia, ongaeshi kurang lebih berarti balas budi. Jadi pada saat orang lain memberikan bantuan pada seseorang maka orang itu akan serasa memiliki hutang (budi) atau kewajiban yang harus dibayar dan ditunaikan pada sang pemberi bantuan untuk mengembalikan harga dirinya. Salah satu contohnya adalah ketika Kaisar memberikan 'on' (dibaca:pemberian) kepada prajuritnya, maka sang prajurit akan melakukan yang terbaik, misalnya dengan berperang, untuk sang Kaisar sebagai balasan dari pemberian 'on' (dibaca:pemberian) itu. Hal yang paling ekstrem dari implementasi filosofi ini adalah

Rabu, 19 September 2012

Biografi Jabir Ibnu Haiyan

Jabir Ibnu Haiyan adalah seorang kimiawan abad pertengahan yang dikenal sebagai Bapak Kimia. Abu Musa Jabir Ibnu Hayyan yang juga dipanggil Al-Harrani dan Al-Sufi merupakan anak dari seorang ahli obat-obatan, Attar. Tanggal lahirnya masih menjadi perdebatan hingga saat ini, tetapi diperkirana beliau lahir di Kufa sekitar tahun 776 masehi. Beliau adalah murid dari Imam Ja’far Sidiq dan pangeran Khalid Ibnu Yazid. Pada awalnya beliau belajar obat-obatan di bawah bimbingan Barmaki Vizir.
Kontribusi terbesar Jabir ada pada bidang kimia. Beliau

Selasa, 09 November 2010

Asap Cair

Asap diartikan sebagai suatu suspensi partikel-partikel padat dan cair dalam medium gas. Asap cair merupakan campuran larutan dari dispersi asap kayu dalam air yang dibuat dengan mengkondensasikan asap hasil pirolisis kayu. Cara yang paling umum digunakan untuk menghasilkan asap pada pengasapan makanan adalah dengan membakar serbuk gergaji kayu keras dalam suatu tempat yang disebut alat pembangkit asap kemudian asap tersebut dialirkan ke rumah asap dalam kondisi sirkulasi udara dan temperatur yang terkontrol. Produksi asap cair merupakan hasil pembakaran yang tidak sempurna yang melibatkan reaksi dekomposisi karena pengaruh panas, polimerisasi, dan kondensasi.
Penggunaan berbagai jenis kayu sebagai bahan bakar pengasap

Senin, 08 November 2010

Bahan Pengawet Makanan Alami

Bahan pengawet makanan alami mengambil bahan dasar dari alam yang cukup banyak tersedia di sekitar kita. Bahan pengawet makanan itu diantaranya air ki, kunyit, chitosan dan asap cair.
1. Air ki
Air ki merupakan salah satu bahan perngawet alami yang menggunakan bahan dasar jerami. Cara penggunaannya cukup sederhana. Jerami dibakar hingga menjadi abu, lalu abu jerami dimasukkan ke dalam wadah yang diberi air dan rendam sekitar 1 sampai 2 jam. Selanjutnya disaring sehingga sisa pembakaran jerami tidak bercampur dengan air. Air sisa pembakaran jerami inilah yang disebut air ki. Air ki mengandung antiseptik yang dapat membunuh kuman, dengan pemberian air ki,

Minggu, 07 November 2010

Formalin

Formalin merupakan larutan komersial dengan konsentrasi 10-40 % dari formaldehid dan ditambahkann metanol hingga 15 %. Bahan ini biasanya digunakan sebagai antiseptik, germisida dan pengawet. Formalin mempunyai banyak nama kimia diantaranya : Formol, paraforin, morbicid. Formalin sudah sangat umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Formalin memiliki banyak manfaat, sepertianti bakteri atau pembunuh kuman sehingga digunakan untuk pembersih lantai, kapal, gudang dan pakaian, pembasmi lalat dan berbagai serangga lainnya.Besarnya manfaat di berbagai bidang ini ternyata disalahgunakan untuk penggunaan

Jumat, 05 November 2010

Unsur: Aktinium

A. Karakteristik
Aktinium berwarna perak, bersifat radioaktif yang cukup berbahaya dan merupakan unsur logam. Aktinium adalah unsur radioaktif yang cukup kuat, bersinar di kegelapan dengan warna biru terang. Ditemukan hanya dalam peluruhan bijih uranium sebagai 227Ac, peluruhan sinar α dan β dengan waktu paruh 21.772 tahun. Satu tonbijih uranium mengandung sekitar 10 gram aktinium.

B. Penggunaan
Aktinium sebagai 227Ac digunakan dalam

Kamis, 04 November 2010

Nuclear Chemistry The Discovery of Fission (1938)

From 1935-1938, Hahn, Strassmann, and Meitner in Germany identified at least 10 radioactive products resulting from the neutron bombardment of uranium, many more than Fermi’s group in Italy had observed initially. They assumed that these substances were new transuranic elements or isotopes of uranium.
The Joliot-Curies had also performed this experiment and thought that they had observed thorium andactinium (elements below, not beyond, uranium in the periodic chart). These differences with Fermi’s results led both groups to continue their investigations.
Early in December 1938, Hahn and Strassmann thought that they had established the nuclear reactions that yielded the products observed by the Joliot-Curies. Presumably, isotopes of radium produced by the initial neutron bombardment of uranium decayed to thorium and actinium. To be absolutely certain, Hahn and Strassmann decided to identify the ‘radium’

Minggu, 31 Oktober 2010

Biografi Ilmuwan: Walter Gerlach

Walter Gerlach yang lahir di Biebrich, Rhineland Palatinate, Jerman, pada tahun 1889 adalah seorang ahli fisika Jerman yang menemukan kuantum ruang pada medan magnet (Effek Stern-Gerlach). Gerlach adalah pimpinan koordinator riset nuklir di Kaiser Wilhelm Institute of Chemistry. Ia belajar di Eberhard Karls Universitas Tübingen dari 1908, dan menerima gelar doktor-nya pada tahun 1912, di bawah bimbingan Friedrich Paschen. Judul disertasinya adalah tentang pengukuran radiasi. Setelah memperoleh gelar doktor-nya, ia bekerja sebagai asisten Paschen, yang telah ia tekuni sejak tahun 1911. Gerlach menyelesaikan habilitasinya di Tubingen pada tahun 1916 ketika perang dunia sedang berlangsung. 
Dari tahun 1915 sampai tahun 1918, selama perang, Gerlach